Ruang Server Untag Surabaya Terbakar Sembilan Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran melanda ruang server lama di lantai dua Gedung Graha Wiyata. Api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat, tidak ada korban jiwa, dan data penting kampus dilaporkan aman.

SURABAYA — Kebakaran melanda ruang server internet di lantai dua Gedung Graha Wiyata, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Jalan Semolowaru Nomor 45, Kamis (22/10/2026) pagi. Sebanyak sembilan unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut.

Kebakaran terjadi di ruang server lama yang memiliki luas sekitar 3 x 4 meter. Api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Berdasarkan laporan penanganan, petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 09.46 WIB. Tiga menit kemudian, tepatnya pukul 09.49 WIB, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.

Api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 09.58 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Seluruh proses penanganan dinyatakan selesai dan kondisi lokasi terkendali pada pukul 10.16 WIB.

Sebanyak sembilan unit armada dikerahkan, terdiri atas enam unit tempur dan tiga unit rescue. Armada tersebut berasal dari Pos Sukolilo, Pos Kalirungkut, Rayon 3 Rungkut, dan Pos Keputih. Pengerahan tim pemadam dan penyelamatan dilakukan untuk menangani api sekaligus memastikan area terdampak aman. Ruang server yang dipenuhi perangkat elektronik dan jaringan kabel memerlukan pemeriksaan menyeluruh setelah api berhasil dipadamkan.

Penyebab kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan awal mengarah pada gangguan di bagian kabel atau perangkat jaringan server, yang kemungkinan berkaitan dengan korsleting listrik. Dugaan tersebut belum dapat dianggap sebagai penyebab pasti. Pemeriksaan teknis diperlukan untuk mengetahui titik awal api dan memastikan apakah sumbernya berasal dari instalasi listrik, perangkat elektronik, atau faktor lain.

Kebakaran di ruang server menjadi perhatian tersendiri karena perangkat di dalamnya menggunakan instalasi listrik dan beroperasi dalam lingkungan yang membutuhkan pengendalian suhu serta sistem proteksi yang memadai. Pemeriksaan pascakebakaran diperlukan untuk memastikan tidak ada kerusakan instalasi yang berpotensi menimbulkan insiden lanjutan.

Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, memastikan data penting universitas tetap aman. Menurut keterangan yang disampaikan, sistem dan data utama kampus telah dialihkan ke pusat data baru sebelum kebakaran terjadi. Dengan demikian, kebakaran di ruang server lama tersebut tidak dilaporkan mengakibatkan hilangnya data penting universitas. Meski begitu, aktivitas jaringan internet di lingkungan kampus sempat mengalami gangguan sementara.

Tim teknologi informasi kampus perlu memastikan kondisi perangkat, jalur koneksi, dan layanan jaringan sebelum seluruh sistem kembali beroperasi normal. Pemeriksaan juga diperlukan untuk memastikan tidak ada gangguan lanjutan yang memengaruhi layanan akademik maupun administrasi.

Tidak adanya korban dalam kejadian ini menjadi kabar baik di tengah insiden yang melibatkan fasilitas teknologi informasi kampus. Namun, penyelesaian pemadaman tetap perlu diikuti pemeriksaan keamanan ruang, instalasi listrik, serta perangkat yang terdampak. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa fasilitas server membutuhkan pengawasan instalasi listrik, sistem deteksi dini, alat pemadam yang sesuai, dan prosedur tanggap darurat yang teruji. Pemeriksaan berkala menjadi penting agar gangguan pada perangkat atau instalasi dapat diketahui sebelum berkembang menjadi kebakaran.

Hingga penanganan dinyatakan selesai, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan hasil pemeriksaan lebih lanjut.

TABIR LENTERA NUSANTARA — Menyibak Fakta, Menjaga Negeri.

Penulis: Edy/BgsEditor: MT.SARI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top