DITULIS PADA: 13 Januari 2026
Jakarta — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih kepala tim nasional Indonesia senior sekaligus penanggung jawab tim U-23. Perkenalan dilakukan dalam konferensi pers di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026) pagi, setelah agenda serupa yang direncanakan sehari sebelumnya ditunda. Acara tersebut dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum I Zainudin Amali, jajaran Komite Eksekutif PSSI, serta pejabat Badan Tim Nasional (BTN).
Acara perkenalan dimulai sekitar pukul 09.35 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sebelumnya, agenda ini dijadwalkan berlangsung pukul 09.15 WIB. Penundaan satu hari dari rencana awal, Senin (12/1/2026), disampaikan PSSI sebagai penyesuaian kondisi kebugaran Herdman setibanya di Indonesia.
Ketua Badan Tim Nasional PSSI Sumardji menjelaskan penundaan dilakukan karena Herdman belum dalam kondisi fit setelah perjalanan panjang. “Kami menyesuaikan jadwal karena kondisi kesehatan pelatih. Setelah siap, baru dilakukan perkenalan resmi,” ujar Sumardji sebagaimana dikutip dari keterangan media nasional.
Dalam kesempatan tersebut, PSSI juga memperkenalkan Cesar Meylan sebagai asisten pelatih yang dibawa langsung oleh Herdman. Meylan akan bertugas menangani aspek fisik dan performa pemain tim nasional Indonesia.
Dalam sambutan perdananya, John Herdman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PSSI. “Perjalanan yang sangat seru ada di sini bersama keluarga saya. Budaya negara baru, pengalaman sepak bola yang baru. Saya berterima kasih kepada Presiden PSSI Erick Thohir atas kepercayaan dan visinya, juga kepada komite eksekutif atas dukungannya. Ini akan menjadi proyek yang menarik, dan yang terpenting untuk para penggemar,” kata Herdman dalam konferensi pers tersebut.

John Herdman merupakan pelatih berkebangsaan Inggris kelahiran 19 Juli 1975. Ia dikenal memiliki rekam jejak di level internasional, termasuk membawa tim nasional putri Kanada meraih medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016, serta mengantarkan tim nasional putra Kanada lolos ke Piala Dunia FIFA 2022. Herdman juga memiliki pengalaman melatih klub di Major League Soccer sebelum menerima penugasan di Indonesia.
Terkait kontrak, PSSI menyampaikan bahwa Herdman dikontrak untuk jangka waktu dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya. Skema kontrak tersebut disampaikan sebagai bagian dari mekanisme evaluasi kinerja yang lazim diterapkan federasi. Hingga kini, PSSI belum merilis rincian resmi nilai kontrak maupun bonus kinerja. Sejumlah media nasional melaporkan gaji Herdman berada di kisaran USD 40.000 per bulan, namun informasi tersebut belum dikonfirmasi secara terbuka oleh PSSI.Terkait kontrak, PSSI
menyampaikan bahwa Herdman dikontrak untuk jangka waktu dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya sebagai bagian dari mekanisme evaluasi kinerja yang lazim diterapkan federasi. Hingga kini, PSSI belum merilis rincian resmi nilai kontrak maupun skema bonus kinerja. Adapun besaran gaji Herdman diperkirakan berada di kisaran USD 40.000 per bulan, namun angka tersebut belum dikonfirmasi secara terbuka oleh PSSI dan masih menunggu penjelasan resmi dari federasi.
Penunjukan Herdman juga mengacu pada ketentuan organisasi PSSI yang mengatur kewenangan federasi dalam mengangkat pelatih tim nasional serta menyusun struktur teknis tim. Aturan tersebut mengatur tugas badan teknis dan evaluasi berkala tanpa menetapkan target prestasi spesifik yang diumumkan ke publik.
PSSI menyatakan penugasan Herdman pada tim senior dan U-23 dimaksudkan untuk menjaga kesinambungan pembinaan pemain. Namun federasi belum menyampaikan target kompetisi secara rinci dalam perkenalan ini dan menegaskan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan sesuai periode kontrak dan hasil yang dicapai di kompetisi resmi.
Dengan perkenalan ini, PSSI menandai dimulainya masa kerja John Herdman bersama tim nasional Indonesia. Langkah lanjutan yang akan dilakukan mencakup penyusunan program latihan dan koordinasi dengan staf teknis, sementara publik masih menunggu pengumuman resmi terkait agenda dan target kompetisi tim nasional ke depan.






