Red: TABIRNUSANTARA
Surabaya – Program Pembangunan Jalan Paving, dilaksanakan oleh Pokmas Kelurahan Tambak Wedi Kecamatan Kenjeran, sebagai responsif atas Proposal Pengajuan Pembangunan Jalan Paving oleh Warga Tambak Wedi, Sabtu (8/6/2024).

Upaya Program Pelaksanaan Oleh Pokmas, mengarah pada berorientasi pada proses penyusunan dan pengorganisasian masyarakat melalui pembentukan kelompok masyarakat (POKMAS) sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur.
” peran yang ditunjukkan oleh POKMAS Tambak Wedi, tentunya ada peran penting dari Mat Lillah sebagai Lurah, yang memberikan metode serta menganalisa faktor untuk mengkaji situasi dan kondisi pengumpulan data pengajuan serta lakukan kroscek lapangan, melalui wawancara langsung dengan warga, jelasnya.
Data informasi dari warga Sangat berguna untuk mendukung hasil analisis kelayakan untuk di ketahui dan itu tugas Pokmas menganalisanya, karena bagaimanapun dari warga juga bisa langsung menunjukkan kelayakan selain informasi dari warga, kita juga menerima dan meneliti proposal pengajuan Pembangunan yang di kirim ke pokmas.
Andre sebagai Pemerhati Sosial tata Kota . menyampaikan, bahwa bentuk peran POKMAS bersifat instrumental dan juga fungsional. Bentuk peran instrumental merupakan bentuk kegiatan administratif yang berkaitan dengan aktivitas pembuatan dokumen administrasi dan teknis serta proses pencairan dan penyaluran dana.
” Selanjutnya, Sedangkan peran fungsional tampak pada kegiatan teknis, antara lain : penentuan prioritas pembangunan, pengelolaan tenaga kerja, pengelolaan dana, pengelolaan material, penentuan Perencanaan panjang Lebar serta partisipasi dan pengendalian kualitas.
Selanjutnya, untuk di ketahui bahwa faktor yang mempengaruhi peran POKMAS adalah faktor sumber daya POKMAS yang ditunjukkan oleh kapasitas pemimpin dan kapasitas anggota. Kapasitas pemimpin, juga dipengaruhi oleh status pengurus sosial ekonomi, keberadaan tokoh formal, keberadaan fasilitator, tentunya rangkaian dominasi peran dan adanya anggota setuju dengan hasil kesepakatan.
Sedangkan kapasitas anggota dipengaruhi oleh variasi kekompakan serta ketangkasan dalam melaksanakan kecepatan pembangunan, variasi pengelolaan tenaga kerja, serta partisipasi anggota, nilai kemampuan anggota, penggunaan sumber daya manusianya, dari sosial ekonomi anggota.bebernya.
“Sambung Mat Lillah menyimpulkan bahwa keberadaan kelompok masyarakat (POKMAS) sangat penting dan terbukti efektif dalam mengorganisir, menggerakkan dan mensinergikan warga sekitar dalam menyusun rencana rekonstruksi pembuatan jalan paving dan melaksanakan kegiatan-kegiatan berbasis komunitas Antar RT dan RW di wilayah Kelurahan Tambak Wedi, . Peran yang demikian ini mungkin dapat dimanfaatkan sebagai model bagi pelaksanaan program sejenis pada masa yang akan datang ungkapnya.
( ar)






