SURABAYA – Sion Primadyanto harus menghadapi proses hukum di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Ia didakwa melakukan tindak pidana perjudian online dengan menggunakan sejumlah situs permainan judi jenis slot.
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roginta Sirait. dan Achmad Taufik Hidayat, Sion disebut menggunakan user ID Jhunovp untuk mengakses berbagai situs judi online. Salah satu situs yang diuraikan jaksa adalah ASIK77.
Perkara ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas perjudian online. Pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, tim Unit I Subdit I Ditres Siber Polda Jatim yang dipimpin Panit Unit I Subdit I mendatangi rumah Sion di kawasan Jalan Srikaya, Tambaksari, Surabaya.
Petugas kemudian mengamankan terdakwa beserta sejumlah barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Di antaranya satu unit handphone Infinix Hot 60i warna silver, kartu SIM Telkomsel, serta mutasi rekening BCA atas nama Sion Primadyanto.
Dalam uraian barang bukti, jaksa mencantumkan sejumlah akun website yang disebut berkaitan dengan aktivitas perjudian terdakwa.
Akun tersebut antara lain ASIK77, KOKO303, Pecah138, Geber88, Hobi69, Mos778, Sky77, Newplay88, dan Akang69. Seluruhnya disebut menggunakan user ID Jhunovp.
Selain itu, penyidik turut mengamankan rekening BCA nomor 1036558777 an. Sion Primadyanto, berikut mutasi rekening periode Januari hingga Februari 2026.
Jaksa juga menguraikan cara terdakwa memainkan judi slot melalui situs ASIK77. Sion disebut login menggunakan username Jhunovp, kemudian memilih menu slot dan Pragmatic, menentukan permainan serta nominal taruhan, lalu menekan tombol spin.
Untuk melakukan deposit, terdakwa disebut memilih menu deposit dengan metode transfer bank. Dalam dakwaan disebut terdapat rekening tujuan atas nama Dian Yuliana.
Setelah transfer, saldo pada akun perjudian disebut bertambah sesuai nominal deposit. Sedangkan untuk penarikan, terdakwa menggunakan menu withdraw. Dana pencairan kemudian disebut masuk ke rekening atau dompet elektronik atas nama Sion.
Jaksa menyebut Sion beberapa kali memperoleh kemenangan dari permainan tersebut. Kemenangan terbesar yang disebut dalam dakwaan mencapai sekitar Rp.5 juta.
Meski demikian, jaksa mendalilkan aktivitas perjudian tersebut dilakukan melalui website yang tidak memiliki izin sah.
Atas perbuatannya, Sion didakwa melanggar Pasal 427 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).






