SURABAYA — Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur resmi dimulai melalui majelis “Jawa Timur Bersholawat” bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Majelis akbar itu digelar di halaman Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya, Rabu (7/10/2026) malam, dan menjadi pembuka dari seluruh rangkaian agenda peringatan.
Kegiatan dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB dan terbuka bagi masyarakat umum. Sekretariat DPRD Jawa Timur menyebut acara tersebut sebagai agenda pembuka peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur. Menariknya, ini menjadi kali pertama kegiatan semacam itu digelar di Gedung DPRD Jatim.
Sekretaris DPRD Jawa Timur M. Ali Kuncoro mengatakan panitia mengundang masyarakat untuk mengikuti majelis dan doa bersama bagi Jawa Timur. Antusiasme warga diperkirakan tinggi. Panitia memperkirakan jumlah jemaah yang hadir mencapai belasan ribu orang, dan menyiapkan hingga 20.000 porsi konsumsi untuk mengantisipasi kebutuhan peserta.
Acara ini merupakan bagian dari konsep “Harja Five Vibes”, yakni rangkaian lima kegiatan dengan nuansa religi, kenegaraan, budaya, hingga napak tilas sejarah. Setelah Jawa Timur Bersholawat, rangkaian berikutnya dijadwalkan mencakup Rapat Paripurna Istimewa pada 12 Oktober, agenda budaya, serta kegiatan keagamaan lainnya.
Besarnya jumlah jemaah yang diperkirakan datang membuat kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Indrapura. Kasubnit 1 Turjawali Polrestabes Surabaya Ipda Purwono mengatakan jemaah diperkirakan mulai berdatangan sejak sekitar pukul 17.00 WIB. Pengalihan arus akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi kepadatan kendaraan dan jumlah jemaah di sekitar lokasi.
Sejumlah skema yang disiapkan kepolisian antara lain arus kendaraan dari arah PMK Surabaya menuju Indrapura akan ditutup dan diarahkan ke Jalan Bubutan. Kendaraan dari arah Bubutan menuju Indrapura dialihkan melalui Jalan Kebon Rojo. Sementara arus kendaraan dari Jalan Veteran akan diluruskan menuju Jalan Pahlawan atau arah Stasiun Surabaya Kota. Polisi mengimbau masyarakat yang hendak melintas di kawasan tersebut pada sore hingga malam hari untuk memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan.
Jawa Timur Bersholawat bukan hanya menjadi pembuka peringatan Hari Jadi ke-81, tetapi juga menjadi momentum yang mempertemukan masyarakat dalam suasana doa dan kebersamaan di pusat pemerintahan Provinsi Jawa Timur.
TABIR LENTERA NUSANTARA. Menyibak Fakta, Menjaga Negeri.






