Waspada Banjir Rob di Pesisir Surabaya Jelang Pergantian Tahun, BMKG Peringatkan Fase Pasang Maksimum

Fenomena fase Perigee dan Bulan Purnama diprediksi memicu kenaikan air laut pada jam kritis malam hari.

Sebuah truk operasional milik BPBD Surabaya dengan logo 112 melintasi jalan yang tergenang banjir cukup tinggi di kawasan permukiman yang dibatasi tembok pagar.
Petugas BPBD dan Command Center 112 Surabaya melakukan pemantauan mobilitas di lokasi yang terdampak genangan air, Rabu (31/12/2025). Patroli ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan pemerintah kota menghadapi potensi banjir rob akibat fase pasang air laut maksimum di pesisir Surabaya.

DITULIS PADA: 31 DESEMBER 2025

Surabaya, tabirlenteranusantara.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak bersama Command Center 112 Surabaya mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob. Fenomena ini diprediksi melanda wilayah pesisir Surabaya mulai hari ini, Rabu, 31 Desember 2025, hingga 5 Januari 2026. Peringatan tersebut menyoroti jam kritis kenaikan air laut yang diperkirakan terjadi pada pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Berdasarkan data analisis BMKG, potensi banjir rob kali ini dipicu oleh kombinasi dua fenomena astronomi yang terjadi dalam waktu berdekatan. Fenomena tersebut adalah fase Perigee, di mana posisi Bulan berada pada titik terdekat dengan Bumi pada 2 Januari 2026, serta fase Bulan Purnama pada 3 Januari 2026. Kondisi ini menyebabkan gaya gravitasi bulan meningkat signifikan sehingga memicu pasang air laut maksimum.

Wilayah yang menjadi fokus kewaspadaan meliputi area Pesisir Surabaya Pelabuhan dan wilayah Surabaya Timur. Ketinggian genangan air diprediksi mencapai 10 hingga 30 sentimeter di atas permukaan jalan rata-rata. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan, transportasi jalur pesisir seperti Jalan Kalianak, hingga aktivitas perikanan darat dan petani garam.

Pemerintah Kota Surabaya melalui Command Center 112 telah menyebarkan imbauan visual agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Dalam video peringatan yang dirilis, warga diminta untuk terus memantau informasi pasang surut air laut, memastikan kebersihan saluran air, serta segera melaporkan jika ditemukan tanggul yang rusak di lingkungan mereka.

Mengacu pada regulasi penanggulangan bencana, pemerintah daerah memiliki kewajiban memberikan informasi risiko bencana kepada masyarakat. Hal ini selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Regulasi tersebut mengamanatkan pentingnya peringatan dini yang cepat dan akurat untuk meminimalkan dampak kerugian harta benda maupun keselamatan masyarakat di kawasan rawan.

Sebagai langkah antisipasi teknis, Pemerintah Kota Surabaya telah menyiagakan rumah pompa dan melakukan normalisasi saluran air, khususnya di kawasan Sungai Kalianak. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat surutnya air saat rob terjadi, mengingat cuaca hari ini diprediksi berawan tebal yang dapat menambah volume air jika disertai hujan lokal.

Masyarakat diimbau untuk melakukan langkah preventif mandiri, seperti memindahkan barang berharga dan elektronik ke tempat yang lebih tinggi sebelum pukul 20.00 WIB. Selain itu, warga disarankan menghindari melintasi jalan di area pelabuhan dan pesisir timur pada jam-jam pasang guna menghindari kemacetan dan kerusakan kendaraan akibat air asin.

Dampak fenomena ini diperkirakan tidak hanya terjadi di Surabaya, melainkan meluas ke wilayah pesisir Sidoarjo, Pasuruan, hingga Pesisir Madura. Koordinasi lintas wilayah diperlukan untuk memitigasi dampak gangguan transportasi dan logistik di jalur pantura selama periode pasang maksimum ini berlangsung.

Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat atau evakuasi saat air pasang terjadi, Pemerintah Kota Surabaya menyediakan layanan kedaruratan melalui Command Center 112. Warga dapat menghubungi nomor telepon 112 atau melalui layanan pesan WhatsApp di nomor 081-131-112-112 untuk mendapatkan penanganan segera dari petugas gabungan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top