Ditulis pada: Jumat, 19 Desember 2025
Surabaya. — Sebuah insiden kebakaran melanda bangunan rumah tinggal di Jalan Sidotopo Lor No. 14, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Surabaya, pada Jumat (19/12/2025). Berdasarkan laporan resmi darurat 112 dengan nomor D2512193222992372, informasi kejadian tersebut diterima petugas pada pukul 12:32 WIB. Peristiwa ini mengharuskan pengerahan personel gabungan dari berbagai instansi untuk mengamankan lokasi yang berada di area padat penduduk.
Menurut keterangan kronologi awal, api muncul sesaat setelah aliran listrik di kawasan tersebut kembali menyala setelah sebelumnya sempat padam. Diduga kuat terjadi korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang langsung memicu kebakaran pada objek bangunan tersebut. Asap tebal berwarna abu-abu terlihat membubung keluar dari jendela dan ventilasi di lantai dua rumah tersebut.
Dalam laporan resmi yang dikoordinasikan oleh Call Taker Rizal dari DISHUB, penanganan melibatkan Satpol PP, Kepolisian, Dinkes, Dishub, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, PLN, dan Damkar. Kolaborasi ini dilakukan guna memastikan penanganan api tidak merambat ke bangunan sekitar. Lokasi kejadian sendiri berada tepat di depan bekas pom bensin lama arah Pasar Induk Surabaya.
Hingga pukul 13:02 WIB, petugas Dinas Pemadam Kebakaran telah mengerahkan sedikitnya 6 unit armada pemadam ke lokasi kejadian. Berdasarkan informasi terbaru dari lapangan, api telah berhasil dikendalikan dan petugas sedang melakukan proses pembasahan secara menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi sisa bara api di dalam struktur bangunan.
Berdasarkan aturan umum mengenai pelayanan publik dan keselamatan kebakaran, penanganan darurat ini mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) urusan kebakaran daerah. Diatur dalam peraturan pemerintah terkait, bahwa setiap warga berhak mendapatkan layanan pemadaman dan penyelamatan secara cepat melalui sistem tanggap darurat yang terintegrasi seperti layanan 112.
Dampak dari kejadian ini menyebabkan arus lalu lintas di sekitar Jalan Sidotopo Lor Raya sempat tersendat selama proses pemadaman berlangsung. Petugas dari Dinas Perhubungan dan Kepolisian melakukan pengaturan di lokasi untuk memberi ruang bagi manuver armada pemadam kebakaran. Banyaknya kabel listrik yang melintang di depan bangunan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas saat proses pemadaman.
Visual dari lokasi menunjukkan petugas Damkar menggunakan tangga untuk mengakses lantai dua bangunan guna melakukan pemadaman dari titik terdekat. Area di depan rumah yang terbakar, yang juga terdapat fasilitas taman bermain anak, dipenuhi oleh petugas dan warga yang menyaksikan kejadian tersebut. Hingga saat ini, laporan resmi menyatakan status penanganan adalah pembasahan untuk memastikan situasi benar-benar kondusif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Koordinasi lintas sektor melalui kanal SAKTI 112 terbukti mempercepat waktu respon petugas sejak laporan pertama kali diterima dari pelapor bernama Febri. Situasi terkini di lokasi menunjukkan kepulan asap sudah mulai menghilang dan kondisi berangsur normal.
Penanganan kebakaran ini juga melibatkan pihak PLN untuk memastikan instalasi listrik di sekitar lokasi aman selama proses penyemprotan air berlangsung. Mengacu pada prosedur keselamatan, pemutusan arus listrik sementara dilakukan guna menghindari risiko sengatan listrik bagi petugas maupun warga di sekitar objek terbakar. Semua unit yang bertugas tetap bersiaga hingga proses pendinginan dinyatakan selesai sepenuhnya.
Sebagai langkah lanjutan, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran berdasarkan temuan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama saat terjadi pemadaman dan penyalaan listrik kembali secara mendadak. Pelayanan 112 tetap dibuka 24 jam untuk merespons setiap kejadian darurat di wilayah Kota Surabaya.






