PROYEK PEMBANGUNAN SALURAN AIR BOX CULVERT DI JALAN MARGOREJO SISI UTARA DAN MARGOREJO SISI SELATAN MEMAKAN KORBAN

SURABAYA – Pembangunan Saluran U-Ditch 150/150 dengan Cover Gandar 15 ton di Jalan Margorejo Indah menjadi duka mendalam bagi keluarga korban yang terjebur di lubang gorong-gorong atas keteledoran Kontraktror Pelaksana kurangnya pemasangan rambu peringatan atau renggangnya pembatas barrier penghalang, batasan, interaksi di area proyek.

Insiden tersebut merupakan kelalain dan keteledoran Kontrantor Pelaksana dan Pengawas Konsultan, serta lemahnya pengawasan dari dinas DSDABM Kota Surabaya. Perlu diketahui proyek tersebut, dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana.

PT Bangun Konstruksi Persada

Nama Pekerjaan : Pembangunan Saluran U-Ditch 150/150 dengan Cover Gandar 15 ton (JL. MARGOREJO SISI UTARA DAN JL. MARGOREJO SISI SELATAN)
Kode Kegiatan : 1.03.06.2.01
Kode Sub Kegiatan : 1.03.06.2.01.0029
Sumber Dana : LOAN
Tahun Anggaran : 2026

Tak hanya itu, dari papan nama saja juga ada kejanggalan, yang seharusnya memberi ruang keterbukaan publik malah ada yang ditutupi, Terutama kurangnya kelengkapan seperti informasi : Nama Konsultan Pengawas, Nilai Anggaran dan batas waktu pekerjaan.

Sementara, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendapat kabar duka kejadian tersebut, Usai menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Adanya berita duka tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama sang istri mendatangi rumah duka pasangan suami istri korban kecelakaan di proyek Box Culvert Margorejo sisi utara,

 

Sabtu (13/06/2026) malam.Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengikuti tahlil dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah Laila Endriati yang meninggal dunia, serta mendoakan kesembuhan Edhy Parlyn yang selamat dalam insiden itu.

Eri Cahyadi mengatakan, bahwa korban masih memiliki hubungan kerabatnya dan berasal dari kampung yang sama di kawasan Kawatan, Bubutan, Surabaya.

Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Surabaya memohon maaf kepada keluarga korban dan menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dinas terkait, pimpinan proyek, hingga kontraktor yang bertanggung jawab atas pekerjaan Box Culvert tersebut, kata Eri Cahyadi.

Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi Kepala Dinas dan Kabid DSDABM beserta semua jajaran utamakan aspek keselamatan di sekitar area pekerjaan konstruksi. Kejelasan rambu-rambu, penerangan yang memadai, serta pengamanan proyek menjadi faktor yang sangat krusial supaya tidak terulang kembali kejadian serupa, apalagi sampai merenggut nyawa warga Kota Surabaya.

Peringatan keras bagi saya buat Kepala Dinas dan Kabid, serta Kontraktor, nantinya akan saya lihat di dokumen penawaran, dokumen RKS seperti apa pengamanan, kalau pengamanan tidak dilakukan siapa pun yang terbukti lalai, kalau dinas hanya diam akan saya berikan sanksi dan laporan saya sendiri, tegas Eri Cahyadi Tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top