Menghadapi Musim Hujan Aman. Bagus Prihatin Berikan Imbauan untuk Warga Surabaya

SURABAYA – Menghadapi tibanya musim penghujan yang dibarengi potensi cuaca ekstrem, Pemimpin Redaksi Media Online Tabir Lentera Nusantara, Bagus Prihatin, memberikan imbauan khusus serta pesan penting kepada seluruh warga Kota Surabaya pada Kamis (29/10/2026).

Bagus Prihatin menekankan pentingnya kesiapsiagaan diri dan kepedulian bersama agar seluruh elemen masyarakat Surabaya dapat menjalani musim hujan dengan aman, sehat, dan selamat.

“Cuaca ekstrem dapat terjadi kapan saja tanpa diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, mari kita siapkan diri dan jaga keluarga kita masing-masing dengan mewaspadai serta mengantisipasi berbagai risiko bencana musim hujan sejak dini,” tegas Bagus Prihatin.

Dalam imbauannya, Pemred Tabir Lentera Nusantara merinci sembilan langkah strategis dan praktis yang patut diterapkan oleh masyarakat Kota Surabaya.

1. Masyarakat diimbau rutin membersihkan talang, saluran air, serta lingkungan halaman rumah. Pastikan atap bangunan dalam kondisi baik agar tidak terjadi kebocoran saat hujan deras mengguyur.

2. Amankan dan jauhkan kabel serta stopkontak dari jangkauan air hujan atau genangan. Selalu gunakan perangkat serta instalasi listrik yang teruji aman dan berstandar SNI guna mencegah bahaya korsleting.

3. Bagi warga yang sering beraktivitas di jalan, pastikan kondisi fisik kendaraan seperti ban, rem, lampu, hingga wiper berfungsi dengan optimal. Jangan lupa untuk selalu membawa jas hujan saat bepergian.

4. Para pengguna jalan diminta untuk mengurangi kecepatan kendaraan, menjaga jarak aman, serta senantiasa mewaspadai permukaan jalan yang licin. Hindari menerobos genangan air yang belum diketahui tingkat kedalamannya demi keselamatan berkendara.

5. Saat terjadi hujan deras diiringi angin kencang, hindari berteduh di bawah pohon rindang, dekat tiang listrik, papan reklame, maupun bangunan yang kurang kokoh untuk menghindari bahaya tertimpa material roboh atau pohon tumbang.

6. Upaya pencegahan banjir dimulai dari disiplin menjaga kebersihan. Warga diminta tidak membuang sampah sembarangan serta aktif membersihkan selokan dan saluran air lingkungan agar aliran air tetap lancar.

7. Kondisi cuaca dingin dan genangan air rentan memicu timbulnya wabah penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, flu, dan infeksi kulit. Jaga kebersihan lingkungan serta konsumsi makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh.

8. Setiap rumah tangga disarankan menyiagakan tas darurat yang berisi senter, powerbank, obat-obatan pribadi, makanan siap saji, air minum, serta dokumen-dokumen penting yang disimpan di tempat aman dan mudah dijangkau.

9. Semangat gotong royong dan rasa kepedulian antartetangga sangat dibutuhkan. Memberikan perhatian ekstra kepada anak-anak, lansia, penderita penyakit kronis, serta warga di daerah rawan banjir akan memperkuat ketahanan warga Surabaya dalam melewati musim hujan kali ini.

Bagus menutup pesannya dengan mengajak seluruh masyarakat Surabaya untuk terus mempererat solidaritas. “Dengan saling menjaga dan saling membantu, warga Surabaya akan menjadi lebih kuat dan siap dalam menghadapi musim hujan,” pungkasnya.

Penulis: FiqEditor: Taufiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top