Gudang Sparepart di Petemon 2A Surabaya Terbakar, Api Disertai Ledakan

Kebakaran melanda gudang suku cadang motor di kawasan Petemon Surabaya pada Sabtu siang dan menghanguskan seluruh bangunan.

Petugas pemadam kebakaran memadamkan sisa api di gudang sparepart yang terbakar di Jalan Petemon 2A, Surabaya.
Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan di lokasi kebakaran gudang sparepart di Jalan Petemon 2A, Surabaya, Sabtu (20/12/2025). Api meludeskan bangunan tanpa korban jiwa.

Ditulis pada: Sabtu, 20 Desember 2025

Surabaya — Sebuah bangunan yang disewa dan digunakan sebagai gudang suku cadang motor di Jalan Petemon 2A, Surabaya, terbakar pada Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 12.37 WIB. Kebakaran terjadi pada siang hari dan disertai suara ledakan berulang kali yang mengejutkan warga sekitar.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga setelah melihat asap tebal dan kobaran api membesar dari dalam bangunan. Situasi di lokasi sempat panik karena ledakan terdengar beberapa kali dari arah gudang.

Petugas Command Center 112 Surabaya, Ekky Maulana, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 12.37 WIB. Menurut keterangannya, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk melakukan pemadaman,” ujar Ekky Maulana dalam keterangannya.

Bangunan yang terbakar diketahui merupakan rumah milik Stevanus Arianto (63). Rumah tersebut disewa oleh Prima Shanti (35) dan digunakan sebagai gudang penyimpanan sparepart motor.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, hampir seluruh isi gudang dilaporkan hangus terbakar akibat besarnya kobaran api.

Selain gudang, satu rumah warga yang berada di sekitar lokasi turut terdampak. Bagian atap rumah tersebut mengalami kerusakan akibat panas dan percikan api dari kebakaran.

Di lokasi kejadian, warga sempat mencegah seorang perempuan yang diduga pemilik atau penghuni gudang. Perempuan tersebut terlihat berusaha mendekati kobaran api di tengah suara ledakan sebelum akhirnya diamankan warga.

Perempuan itu kemudian dibawa ke tempat aman dalam kondisi menangis. Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran turut melakukan pengamanan serta evakuasi di sekitar lokasi kejadian.

Hingga sore hari, api berhasil dipadamkan dan petugas melakukan proses pendinginan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa di dalam bangunan.

Berdasarkan informasi awal, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Petugas masih mengumpulkan keterangan serta memeriksa sisa bangunan.

Menurut ketentuan umum keselamatan kebakaran, bangunan yang digunakan sebagai gudang wajib memperhatikan standar keamanan dan pencegahan risiko kebakaran, termasuk penanganan bahan yang mudah terbakar.

Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran mengimbau warga untuk menjauh dari lokasi dan memberi ruang bagi petugas selama proses pemeriksaan berlangsung.

Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan untuk mengetahui faktor yang memicu kebakaran, baik dari kondisi bangunan maupun aktivitas di dalam gudang, berdasarkan hasil penyelidikan resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top