Sesuai Spesifikasi Pembangunan Gedung Puskesmas Sidosermo Surabaya Capai 40 Persen

SURABAYA – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam meningkatkan fasilitas kesehatan bagi warga terus menunjukkan tren positif. Salah satunya terlihat pada proyek pembangunan gedung baru Puskesmas Sidosermo yang kini progresnya telah mencapai 40 persen.

​Proyek yang dinantikan oleh warga Kecamatan Wonocolo dan sekitarnya ini berjalan dinamis dan menunjukkan deviasi positif. Berdasarkan pantauan di lapangan, struktur utama bangunan mulai terlihat kokoh dan seluruh pengerjaan sejauh ini dipastikan sesuai dengan spesifikasi teknis (spek) yang telah direncanakan.

Mutu Terjamin dan Sesuai Target

​Tim pengawas lapangan memastikan bahwa material yang digunakan serta metode konstruksi benar-benar mengikuti standar kualitas yang ketat. Hal ini dilakukan demi menjamin keamanan, kenyamanan, serta daya tahan bangunan Puskesmas dalam jangka panjang.

​Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh tim di lapangan. Progres 40 persen ini adalah bukti bahwa perencanaan berjalan matang. Yang paling penting, kualitas bangunan benar-benar dijaga agar sesuai spek, tidak ada pengurangan mutu sedikit pun, ujar arip perwakilan pelaksana proyek.

Apresiasi Tinggi untuk Dinas Kesehatan Kota Surabaya

​Kelancaran proyek ini tidak lepas dari peran aktif dan pengawasan ketat yang dilakukan oleh pihak terkait. Ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi pun mengalir kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya.

​Dinkes Surabaya dinilai sangat responsif, komunikatif, dan konsisten dalam mengawal proyek ini sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Dukungan penuh dari dinas terkait membuat kendala di lapangan dapat diminimalisir, sehingga target penyelesaian diharapkan bisa tercapai tepat waktu.

Harapan Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik

​Dengan hadirnya gedung Puskesmas Sidosermo yang baru dan lebih representatif nanti, diharapkan pelayanan kesehatan primer bagi masyarakat Surabaya, khususnya di wilayah Sidosermo akan semakin optimal, nyaman, dan terintegrasi.

​Pihak kontraktor dan dinas terkait berkomitmen untuk terus menjaga ritme kerja ini dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja (K3) serta kualitas bangunan hingga proyek ini rampung 100 persen Tuturnya.

Penulis: Bagus / MatsariEditor: MT.SARI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top