Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Madas Nusantara Jatim dan GMDM Jatim Berkolaborasi dalam P4GN

SURABAYA – Menyalakan semangat Sumpah Pemuda, Garda Mencegah Dan Mengobati (Bakornas GMDM) DPD Jawa Timur bersinergi dengan Ormas Madas Nusantara Jatim menggelar Talk Show P4GN ( Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), bertema “Generasi Sehat Tanpa Narkoba”. Acara yang berlangsung di The Central Mall Gunawangsa Tidar, Surabaya, Jumat (16/10/2026) ini sukses menjadi wadah kolaborasi nyata dalam memerangi peredaran gelap narkotika di masyarakat khususnya kalangan pelajar/ remaja.

Sinergitas ini diperkuat dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Ketua GMDM DPD Jatim, Yayuk Sri Wahyuningstih, S.T., S.H., dan Korwil Madas Nusantara Jatim, H. Romlan, S.H. Langkah taktis ini diambil merespons situasi darurat narkoba di Surabaya, di mana data BNNK Surabaya per 15 Oktober 2026 mencatat adanya 1.764 orang tersangka penyalahguna narkoba yang mengajukan Tim Asesmen Terpadu (TAT) sepanjang tahun 2026.

Data Mengkhawatirkan: Remaja Jadi Sasaran Utama

Perwakilan BNNK Kota Surabaya, Tika, membeberkan fakta krusial mengenai tren konsumsi narkotika di Kota Pahlawan. Jenis zat yang paling banyak disalahgunakan secara berurutan adalah Pil LL (Koplo), Sabu, dan Ganja.

Polanya biasa diawali dari mencoba pil koplo, lalu naik menggunakan ganja, hingga akhirnya kecanduan narkoba berat seperti sabu,” ujar Tika

BNNK Surabaya juga mencatat total 104 klien tengah menjalani rawat jalan per pertengahan Oktober 2026 ini.

Senada dengan hal tersebut, dari Perwakilan Polrestabes Surabaya, Ipda Gatot, memberikan edukasi tegas mengenai bahaya laten zat-zat adiktif seperti sabu, ganja, ekstasi, hingga heroin dan narkotika yang lainnya. Ia mengingatkan para pelajar yang hadir mengenai efek samping fatal bagi kesehatan serta sanksi hukum berat dan pasal ancaman pidana bagi siapa saja yang mengonsumsi atau mengedarkan narkoba.

Komitmen Bersama: Rehabilitasi dan Pencegahan

Ketua GMDM DPD Jatim, Yayuk Sri Wahyuningstih, menegaskan bahwa aksi edukasi seperti ini komitmen yang terus berkelanjutan. “Kegiatan acara seperti ini bukan hanya sekali, tapi sudah berulang kali kami lakukan untuk membentengi generasi muda,” tegasnya.

Dukungan penuh juga datang dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Perwakilan Bakesbangpol Surabaya mengapresiasi setinggi-tinggi langkah Madas Nusantara dan GMDM Jatim. ia menegaskan “Wani Tolak Narkoba”, dan memberikan arahan para pelajar agar memahami pentingnya P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika). “P4GN bukan hanya tugas BNN, tetapi tanggung jawab bersama kita semua.” tuturnya Ridwan

Sementara itu, Bang Alun, Ketua PLT  Madas Nusantara Jatim menambahkan bahwa penanggulangan narkoba harus menyentuh sisi kemanusiaan.

“Sinergitas ini harus menjadi wadah solusi. Korban narkoba itu butuh rehabilitasi, bukan sekadar pidana. Kita harus selamatkan mereka karena efek merusak dari narkoba ini sangat luar biasa.

Rangkaian Acara yang Edukatif dan Semarak

Acara dibuka sejak pukul 14.30 WIB dengan penuh khidmat melalui lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan lagu nasional Bangun Pemudi-Pemuda yang dipandu oleh Suyani, S.E., S.Th. Semangat nasionalisme kian terasa saat pembacaan Teks Sumpah Pemuda menggema di area mall, disusul penampilan enerjik Line Dance dari JJ. Angels.

Setelah pemaparan materi dari para narasumber dan penandatanganan kerja sama strategis, acara talk show ditutup dengan pembacaan Ikrar Bersama disertai doa penutup yang dipimpin oleh Dr. Sukarni.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus GMDM DPD Jatim, pengurus Korwil Ormas Madas Nusantara Jatim, perwakilan Bakesbangpol Surabaya, BNNK Surabaya, Perwakilan Polrestabes Surabaya, Ketua Sekwil FPII Jatim beserta jajaran, para pelajar Surabaya, serta para penggiat anti-narkoba setempat dan pihak lainnya.

 

Penulis: fiqEditor: Taufiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top