JAKARTA, – Pengurus Unit Kerja (PUK) MADAS Nusantara menggelar konsolidasi bersama para pedagang Pasar Shubuh Kramat Jati pada hari Selasa, 1 September 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum MADAS Nusantara, Drs. KRH Yusuf Rizal, SH, SE, M.Si, serta Koordinator Pasar Shubuh, H. Muchtarom yang juga menjabat sebagai Ketua Koperasi MADAS Nusantara.
Dalam pertemuan tersebut dibahas salah satu agenda penting terkait penataan dan relokasi pedagang, sebanyak kurang lebih 620 pedagang termasuk 123 dari 190 pedagang ikan Pasar Shubuh Kramat Jati akan direlokasi ke LOKBIN. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan pasar agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi peran MADAS Nusantara dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan para pedagang. Ia menegaskan Pemprov DKI berkomitmen mendukung penataan pasar tradisional agar para pedagang tetap dapat berusaha dengan layak dan sesuai aturan.
Sementara itu, Ketua Umum MADAS Nusantara Drs. KRH Yusuf Rizal menyampaikan bahwa organisasi akan terus mengawal proses relokasi agar berjalan lancar dan tidak merugikan pedagang.
“PUK MADAS Nusantara hadir untuk memastikan hak-hak pedagang terpenuhi dan proses relokasi ke LOKBIN berjalan tertib serta membawa manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.
Koordinator Pasar Shubuh H. Muchtarom juga menambahkan bahwa koperasi MADAS Nusantara siap mendampingi para pedagang dalam proses transisi ke lokasi baru.” Tambahnya.






