Polres Pasuruan Kota Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

Dapur SPPG di rumah dinas Kapolres di Jalan Gajah Mada dioperasikan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Kapolres Pasuruan Kota bersama pejabat menyiram kendi ke kendaraan boks berlogo SPPG saat prosesi peresmian, disaksikan peserta di sekitarnya.
Prosesi peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditandai dengan penyiraman kendi pada kendaraan operasional di halaman Polres Pasuruan Kota, yang dihadiri pejabat instansi dan tamu undangan.

DITULIS PADA: 7 Januari 2026

Pasuruan — Polres Pasuruan Kota meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari di Jalan Gajah Mada No. 19, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Rabu (7/1/2026). Peresmian ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara. Dapur SPPG tersebut sebelumnya merupakan rumah dinas Kapolres yang kemudian dimanfaatkan untuk mendukung operasional program pemenuhan gizi.

Rangkaian kegiatan diawali prosesi peresmian dan pemaparan fungsi dapur SPPG sebagai sarana pendukung distribusi makanan bergizi. Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya SPPG tersebut. Ia menyebut kehadiran dapur SPPG sebagai hasil kerja bersama berbagai pihak untuk kepentingan masyarakat.

“Program Makan Bergizi Gratis ini menjadi berkah dan wujud kerja bersama untuk masyarakat Kota Pasuruan. Harapannya, keberadaan SPPG ini membawa manfaat nyata serta semakin memperkuat kebersamaan dan kerukunan,” kata Davis.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo yang hadir dalam peresmian menyampaikan bahwa SPPG Polres Pasuruan Kota merupakan SPPG ke-14 yang telah beroperasi di wilayah Kota Pasuruan. Ia menilai keberadaan SPPG memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.

Menurut Adi Wibowo, SPPG tidak hanya dipahami sebagai fasilitas fisik, tetapi sebagai bagian dari investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda. Pemerintah Kota Pasuruan menargetkan 34 SPPG aktif dan berkelanjutan pada tahun 2026.

“Program ini bukan hanya soal makanan, tetapi tentang masa depan anak-anak kita menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Kegiatan peresmian juga diisi dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kapolres Pasuruan Kota, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota, dan mitra Program MBG. Kerja sama tersebut dimaksudkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program sesuai ketentuan yang berlaku.

Secara nasional, Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif pemerintah yang dilaksanakan melalui koordinasi lintas lembaga. Pelaksanaan di daerah dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dengan pembinaan dan pengawasan dari Badan Gizi Nasional.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pengelolaan SPPG diarahkan untuk menjamin ketersediaan makanan bergizi, menjaga standar kebersihan, serta memastikan distribusi tepat sasaran. Masyarakat penerima manfaat juga diberikan ruang untuk menyampaikan laporan atau masukan melalui mekanisme pengaduan yang tersedia.

Pelaksanaan MBG sebelumnya sempat diwarnai temuan menu tidak layak di sejumlah daerah, termasuk di wilayah Pasuruan. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar pengawasan mutu dan pelaksanaan program terus diperkuat.

Dengan diresmikannya SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Polres Pasuruan Kota diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung kelancaran Program Makan Bergizi Gratis di daerah. Keberlanjutan program ini bergantung pada sinergi antarinstansi, konsistensi pengawasan, serta keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

Loading

EDITOR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi © Tabir Lentera Nusantara. Dilarang menyalin tanpa izin.
↑ Top