SURABAYA – Ir. Bagus Prihatin, Komisaris PT Tabir Lentera Nusantara (media tabirlenteranusantara.com), menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada tiga mantan direktur PDAM Surya Sembada Surabaya yang telah mengakhiri masa jabatannya pada 17 November 2025. Kepemimpinan Direktur Utama Arief Wisnu Cahyono, Direktur Pelayanan Agung Pribadi, dan Direktur Operasional Nanang Widyatmoko dinilai telah memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan akses air bersih bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.
“Atas nama PT Tabir Lentera Nusantara, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ketiga bapak direktur atas dedikasi dan kepemimpinan selama ini. Berbagai kebijakan pro rakyat yang dijalankan benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama program pemasangan pipa gratis dan diskon sambungan rumah,” ujar Ir. Bagus Prihatin melalui keterangan resmi yang diterima redaksi, Kamis (27/11/2025).
Selama periode kepemimpinan mereka, berbagai terobosan kebijakan berhasil diwujudkan untuk mempermudah akses air bersih bagi warga kurang mampu. Program diskon pemasangan saluran PDAM untuk rumah tangga terbukti meringankan beban ekonomi masyarakat. Inisiatif pemasangan pipa PDAM ke permukiman padat penduduk secara gratis juga berhasil menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya mengalami kesulitan akses air bersih.
Ir. Bagus Prihatin menambahkan bahwa warisan terbesar dari kepemimpinan ketiga direktur tersebut adalah budaya pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Semangat melayani dan berbagai inovasi yang telah diimplementasikan patut menjadi teladan bagi kepemimpinan selanjutnya di PDAM Surya Sembada,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi tersebut, PT Tabir Lentera Nusantara mendokumentasikan berbagai capaian positif selama kepemimpinan tiga direktur ini sebagai bahan pembelajaran bagi generasi mendatang. Semangat melayani masyarakat yang telah ditanamkan diharapkan menjadi inspirasi berkelanjutan bagi pengembangan layanan air bersih di Surabaya.






