SELURUH KETUA RW WONOKUSUMO  DENGAN LPMK BAHAS PROYEK YANG BELUM TUNTAS DI KERJAKAN 

Red : TABIR NUSANTARA
*Lifestyle*
Surabaya 21 juni 2024 Pertemuan ikatan silaturahmi bertepatan di wilayah RW 09 kelurahan wonokusumo di hadiri oleh Bapak Jali sebagai LPMK wonokusumo serta Ketua RW sekelurahan Wonokusumo Surabaya,”
acara di selenggarakan di rumah bapak Saiful selaku Ketua  RW 09.membahas Tema di temukan pembangunan yang belum selesai 100 % dan tidak bisa di selesaikan oleh Kontraktor, meski kontraktor mendapat toleransi perpanjangan waktu pekerjaan di wilayah kelurahan Wonokusumo. Salah satunya di Wilayah RW 06 sekitaran Jalan Endrosono, dan di Wilayah RW 07 di Wonosari Wetan.
Keluhan yang disampaikan dalam Acara Pertemuan ikatan Silaturahmi, terkait kejadian Mangkraknya Pembangunan di jalan jalan wilayah Wonokusumo tersebut, Saiful Menyampaikan”  agar LPMK  turut serta membantu menyikapi persoalan mangkraknya pembangunan di wilayahnya, dan anehnya tidak hanya terjadi di satu lokasih saja akan tetapi terjadi di  beberapa lokasih lainnya. hingga sampai saat ini pembangunan belum banyak yang Rampung, atas kondisi pekerjaan yang belum terselesaikan, Ketua RW 09 meminta untuk bisa di kordinasikan dengan jajaran terkait, dan gunanya  mengadakan Pertemuan Silaturahmi tidak Lain hanya mengadakan kordinasi dengan LPMK Kelurahan Wonokusumo.
Lanjutnya,” Banyak jalan yang rusak dampak pembangunan di wilayah RW 06, salah satunya dampak dari  pembangunan box cluvert yang mengakibatkan jalan raya antara bulak sampai pertigaan endrosono membahayakan pengguna jalan dan bisa mengancam keselamatan Warga,
Adapun tentang pembangunan di jalan wonosari lor baru sampai saat ini hanya separuh jalan sedangkan pembangunan jalan di wonosari wetan yang masuk wilayah RW 07 sampai saat ini juga  terbengkalai, Bebernya.
Andre sebagai pemerhati Sosial.mengatakan.hasil pekerjaan yang tidak bisa di selesaikan secara detail dan terperinci Progres pembangunan, antara kontraktor bersama Konsultan Pengawas Layak di Kordinasikan dengan Jajaran Terkait, Kondisi mangkraknya proyek sering terjadi karena miskomunikasi antara kontraktor dan konsultan serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau memang kontraktor dan konsultan yang belum berpengalaman, tidak mengerti gambar , tidak melaporkan Kemajuan Pekerjaan biasanya kurangnya manajemen pelaksanaan Kontruksi tidak berjalan Sebagaimana mestinya.dan Sudah di pastikan sangat merugikan Pemerintah Kota Surabaya Terkait Dana Anggaran  perencanaan dan pelaksanaan Pembangunan yang tidak sedikit pemerintah menggelontor untuk Satu Lokasih Pembangunan.
Selanjutnya” Atas Kondisi terbengkalainya Pembangunan dan tidak di selesaikan oleh kontraktor sampai batas waktu pekerjaan sesuai kontrak, Kontraktor terkesan tidak berupaya Memohon Perpanjangan Waktu sampai tidak menyelesaikan Pekerjaan 100 % Sehingga Kontraktor sudah mengingkari Kesepakatan bersama dalam Kontraknya Kontraktor terkesan Melarikan diri dari tanggung jawab dan  tidak mampu melanjutkan pekerjaan Alhasil hasil pekerjaan tidak dapat berfungsi dengan baik serta tidak dapat di Nikmati oleh Masyarakat khususnya Warga sekitar Wonokusumo.
(ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top