SURABAYA – Harapan warga RT 04 RW 02 Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya untuk memiliki saluran drainase U-ditch sudah mengendap selama 21 tahun. Sejak pengajuan pertama pada 2004, usulan tersebut belum pernah terealisasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Ketua RT 04, Mat Salam, menyampaikan keluhan ini kepada awak media Tabir Lentera Nusantara. “Sejak 2004 kami sudah mengajukan permohonan pemasangan gorong-gorong U-ditch. Sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Sementara di wilayah lain hampir semua gang sudah berbenah dan tidak banjir, kami di sini setiap musim hujan tetap kebanjiran,” ujarnya, Kamis (12/9/2025).

Lingkungan Rawan Banjir
Kondisi tanpa saluran memadai membuat kampung tersebut rawan genangan air setiap turun hujan. Warga kerap harus berjibaku dengan air setinggi mata kaki hingga lutut. “Setiap musim hujan kami waswas. Air menggenang karena tidak ada saluran pembuangan,” kata Mat Salam.
Bukti Pengajuan Sudah Ada
Menurutnya, semua bukti administrasi pengajuan sudah diserahkan sejak awal. “Ini bukti usulan saya,” tegasnya sambil menunjukkan dokumen pengajuan. Ia menambahkan, warga kerap merasa seolah “di anak tirikan” karena wilayah lain di Kenjeran sudah menerima perbaikan drainase.
Seruan untuk Pemkot Surabaya
Warga berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya segera menurunkan satgas drainase untuk meninjau lokasi dan memberikan solusi permanen. “Kami mohon perhatian Pemkot agar wilayah kampung kami bisa bebas banjir. Tolong turunkan satgas ke sini,” pinta Mat Salam.
Tanggapan yang Diharapkan
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kota Surabaya belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan warga Tambak Wedi. Masyarakat setempat berharap laporan mereka mendapat prioritas dalam program perbaikan infrastruktur drainase kota.
Keluhan warga RT 04 RW 02 Kelurahan Tambak Wedi adalah peringatan penting bagi pemerintah daerah bahwa pemerataan pembangunan harus dirasakan semua lapisan masyarakat. Pemasangan U-ditch yang memadai menjadi kunci untuk mengurangi banjir dan menjaga kualitas lingkungan di pesisir Kenjeran.
Dengan pemberitaan ini, warga berharap suara mereka terdengar dan Pemkot Surabaya segera mengambil langkah nyata agar gang-gang di Tambak Wedi tidak lagi tergenang air setiap musim hujan.
Editor: amiril







