Pertamina Ancam Tindak Tegas Pihak yangRusak Mutu BBM Pertalite

Dirut Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo bilang bakal tegas ke siapa aja yang bikin image perusahaan jelek, baik dari internal maupun eksternal.

Dirut Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra saat konferensi pers soal keluhan Pertalite di Surabaya
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra (berbatik merah) didampingi jajaran manajemen saat memberikan keterangan pers terkait sinergi penanganan keluhan konsumen SPBU di Jawa Timur, di SPBU Jemursari Surabaya, Kamis (31/10/2025). Pertamina berjanji akan menindak tegas pihak manapun yang merusak mutu BBM baik dari internal maupun eksternal perusahaan.

Surabaya – Heboh kasus motor brebet setelah isi Pertalite di Jawa Timur beberapa hari terakhir ini bikin Pertamina angkat bicara. Perusahaan pelat merah ini berjanji bakal menindak tegas siapa aja yang merusak nama baik perusahaan di mata masyarakat.

“Kami dari perusahaan, dari PT Pertamina Patra Niaga akan bersikap tegas kepada siapapun. Baik internal maupun eksternal perusahaan yang melakukan hal-hal yang bisa merugikan image perusahaan,” tegas Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra di SPBU Jemursari, Surabaya, Sabtu (1/11/2025).

 

Sesuai SOP

Ega menegaskan, sikap tegas itu bakal diterapkan sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan (SOP). Soalnya ini berkaitan langsung dengan jaminan mutu Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk masyarakat.

“Maksudnya begini, kalau ada pihak yang dengan sengaja merusak mutu untuk bikin image Pertamina jelek, nah kami akan tindak dengan tegas. Pokoknya itu,” ucapnya.

Dia bilang, Pertamina sudah punya prosedur penyaluran BBM biar nggak terkontaminasi dengan cairan lain. Makanya, aturan tersebut harus dijalankan dengan baik.

“Pernyataan saya tadi secara SOP telah disiapkan prosedur untuk memastikan BBM yang dijual nggak terkontaminasi air dan menjadi bagian dari jaminan mutu,” jelasnya.

“Kepada siapapun yang dengan sengaja melanggar ini, baik dari internal maupun eksternal, itu kami akan bertindak tegas. Karena ini pasti akan mencederai image perusahaan,” tambahnya.

 

Bukan Soal Netizen

Namun Ega menekankan, pernyataan terkait SOP nggak ada hubungannya dengan keluhan masyarakat di media sosial. Karena apa yang disampaikan masyarakat lewat medsos dianggap sebagai kebebasan berpendapat.

“Jadi kaitannya dengan penerapan SOP itu, bukan kaitannya dengan netizen. Karena kami menghormati kebebasan berpikir dan berpendapat di publik,” pungkasnya.

Sebelumnya, ramai keluhan di media sosial soal motor brebet setelah isi Pertalite di sejumlah SPBU di Jawa Timur. Banyak pengendara yang menduga BBM tersebut tercampur air atau oplosan.

(EK)

EDITOR

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top