DITULIS PADA: Jumat, 5 Feb 2026 | 20:05
SURABAYA, tabirlenteranusantara.com – Insiden kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di kawasan permukiman padat penduduk, Jalan Petukangan IX No. 5, RT 003 RW 05, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya, Jawa Timur. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (5/2/2026) malam tersebut mengakibatkan dua orang warga mengalami luka bakar dan kerusakan materiil yang cukup parah pada struktur bangunan lantai dua.
Berdasarkan data Command Center 112 Surabaya, laporan awal masuk pada pukul 19.13 WIB dengan nomor tiket D2602051348959481. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), BPBD, Satpol PP, Dishub, serta tim medis Dinas Kesehatan Kota Surabaya langsung dikerahkan ke titik koordinat -7.2283485 LS, 112.7419297 BT.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini, dalam keterangan resminya mengonfirmasi bahwa petugas tiba di lokasi kejadian sekitar tujuh menit setelah laporan diterima, yakni pukul 19.20 WIB. “Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan tetangga, mengingat lokasi berada di gang padat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, objek yang terbakar memiliki luas area sekitar 5×12 meter. Titik api diketahui berasal dari lantai dua bangunan yang berkonstruksi semi-permanen dengan dominasi material kayu, sehingga api dengan cepat membesar. Saat kejadian berlangsung, rumah dilaporkan dalam kondisi kosong karena sedang ditinggal oleh pemiliknya.
Terkait penyebab kebakaran, dugaan sementara mengarah pada hubungan arus pendek listrik. “Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, indikasi penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang berasal dari kipas angin di lantai dua,” tambah Laksita.
Peristiwa ini mengakibatkan dua orang korban mengalami luka-luka. Tim medis di lokasi melaporkan kedua korban menderita luka bakar dengan tingkat keparahan sekitar 20 persen dan telah mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Proses pemadaman melibatkan pengerahan unit tempur secara maksimal mengingat akses jalan berupa gang sempit (Gg. 9) yang menuntut petugas menggelar selang dalam jarak cukup jauh. Operasi pemadaman dinyatakan selesai dan kondusif setelah melalui proses pembasahan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian terkait taksiran total kerugian materiil.
![]()






