Dakel Genteng Bandar Lor asal asalan

Foto; proyek dakel di genteng
Foto; proyek dakel di genteng

Proyek di Genteng Bandar Lor RT 01 Diduga Semrawut, Tanpa Pelaksana dan Konsultan

Surabaya,  – Warga Genteng Bandar Lor RT 01, Surabaya, mengeluhkan pelaksanaan proyek di wilayah mereka yang dinilai semrawut dan tidak terkoordinasi dengan baik. Proyek tersebut diduga dikerjakan tanpa kehadiran pelaksana dan konsultan yang seharusnya bertanggung jawab dalam pengawasan teknis.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pekerjaan berlangsung tanpa arahan yang jelas, bahkan standar prosedur pembangunan terkesan diabaikan. Warga menilai hal ini berpotensi merugikan masyarakat, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun penggunaan anggaran.

“Arif sebagai  pemerhati tata kota” menyebutkan adanya indikasi keterlibatan pihak kelurahan dalam persoalan ini. Lurah setempat diduga tidak memberikan arahan maupun teguran tegas, meskipun mengetahui adanya kejanggalan di lapangan. “Kami melihat proyek ini dikerjakan asal-asalan. Tidak ada konsultan yang mendampingi, pelaksana pun tidak jelas siapa. Seakan hanya formalitas, tapi hasilnya tentu kami, warga, yang dirugikan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Genteng Bandar Lor yang enggan disebutkan namanya.

Lebih jauh, muncul dugaan adanya kongkalikong antara pihak pelaksana, konsultan, dan lurah setempat. Warga menduga adanya kesengajaan untuk membiarkan proyek berjalan tanpa pengawasan, demi kepentingan tertentu. “Kalau lurah dan pihak terkait benar-benar menjalankan fungsi pengawasan, seharusnya ada peneguran. Tapi ini dibiarkan saja. Kami menduga ada permainan di balik semua ini,” tambah warga lainnya.

Proyek yang mestinya memberi manfaat nyata bagi lingkungan justru menimbulkan keresahan. Selain kualitas pekerjaan yang diragukan, keberadaan proyek tanpa pengawasan berpotensi melanggar aturan dalam pengelolaan dana publik, termasuk Dana Kelurahan (Dakel) yang wajib dipertanggungjawabkan secara transparan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kelurahan belum memberikan penjelasan resmi terkait temuan di lapangan. Awak media masih berupaya meminta konfirmasi dari lurah Genteng mengenai dugaan kelalaian maupun indikasi penyalahgunaan wewenang.

Warga berharap Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Inspektorat dan Dinas terkait, segera turun tangan untuk melakukan investigasi. Penegakan aturan diharapkan dapat menghindari kerugian lebih lanjut sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap program pembangunan di tingkat kelurahan.

Editor; lutfi

EDITOR

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top