Ribuan Peserta Ramaikan Gerak Jalan Mojokerto-Surabaya untuk Napak Tilas Hari Pahlawan

Sebanyak 6.603 orang akan menempuh rute sejauh 53,3 km dari Mojokerto ke Tugu Pahlawan Surabaya dalam gelaran tahunan ini.

Potret Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur,Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, dengan latar tahun 2025.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.Gambar ini terkait dengan agenda pemerintahan pada tahun 2025.

Mojokerto — Gerak jalan perjuangan Mojokerto-Surabaya (GMS) kembali digelar, mencatatkan 6.603 peserta yang siap berjalan kaki menempuh jarak 53,3 kilometer pada Sabtu (15/11/2025) siang. Acara yang diberangkatkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ini merupakan bentuk napak tilas dan memperingati semangat Hari Pahlawan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto, Ani Wijaya, menjelaskan komposisi peserta yang telah mendaftar. “Terdiri dari 2.534 peserta perorangan, 37 beregu pelajar, 261 beregu umum, 15 beregu TNI/Polri, dan 1.000 peserta untuk kategori sepeda. Pemberangkatan start besok jam 13.00 WIB oleh Ibu Gubernur Jatim,” jelas Ani kepada detikJatim, Jumat (14/11/2025).

Ribuan peserta tersebut akan memulai start dari depan Kantor Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, dan berfinish di Tugu Pahlawan, Surabaya. Sepanjang rute, mereka akan melewati empat pos yang ditetapkan, yakni di Kantor Desa Singkalan, SMPN 1 Krian, Kantor Desa Gilang, dan Kantor Kelurahan Kedurus.

Guna mendukung kelancaran dan keamanan acara, Polres Mojokerto Kota menyiapkan pengamanan ketat. Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota AKP Galih Yasir Mubaroq menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan. “Penutupan jalan kami lakukan mulai pukul 11.00 WIB sampai selesai,” ujarnya. Sejumlah titik seperti Simpang 4 Murukan, Simpang 3 Penarip, dan Simpang Jembatan Pulorejo akan dialihkan. Kendaraan roda empat disarankan menggunakan jalur alternatif Tol Jomo dan Sumo.

Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Ipda Jinarwan menambahkan bahwa sekitar 250 personel akan diterjunkan untuk mengamankan jalannya acara. Gelaran GMS yang diadakan rutin setiap tahun ini bertujuan untuk meneladani perjuangan Batalyon Laskar Hisbullah di sektor barat serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme, terutama bagi generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

↑ Top