BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 150 kader muda Partai Golkar dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kader Muda Gelombang 1 Susulan yang digelar Pengurus Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) di Kantor DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, Minggu (16/11/2025). Kegiatan bertema “Membangun Kepemimpinan Muda Berbasis Doktrin Karya Siaga Gatra Praja” ini menjadi langkah strategis mempersiapkan regenerasi kepemimpinan partai jelang Pemilu 2029.

Ketua PD AMPG Provinsi Lampung, Dr (Can) Darlian Pone, S.H., S.E., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya pembekalan ideologi dan kapasitas leadership bagi kader muda. “AMPG tidak sekadar menjadi sayap partai, tapi merupakan laboratorium kepemimpinan yang akan melahirkan calon-calon pemimpin masa depan Golkar di Lampung. Melalui diklat ini, kami membangun fondasi ideologi yang kuat disertai kemampuan teknis berpolitik,” ujar Darlian di hadapan peserta.
Diklat yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB ini menghadirkan tiga pemateri kunci. Seno Aji, S.Sos., S.H., M.H., mantan Pengurus Daerah AMPG Kota Bandar Lampung, memberikan materi mendalam tentang sejarah berdirinya Partai Golkar, perkembangan ideologi, dan implementasi doktrin Karya Siaga Gatra Praja dalam konteks kekinian.
“Pemahaman sejarah dan ideologi partai menjadi pondasi utama bagi kader muda untuk membangun komitmen dan loyalitas organisasi,” tegas Seno dalam sesi presentasinya.
Materi kedua disampaikan Panji Aji Prakoso, S.H., alumni Golkar Institute, yang memaparkan peran strategis AMPG dalam struktur Partai Golkar serta mekanisme kaderisasi dari tingkat dasar hingga pusat. “AMPG telah melahirkan banyak tokoh nasional dan daerah. Ini membuktikan bahwa kaderisasi di tubuh AMPG efektif menciptakan pemimpin-pemimpin berkualitas,” ungkap Panji.
Sesi terakhir diisi Antoni, S.H., peserta terbaik Diklat Nasional PP AMPG, yang membawakan materi tentang strategi komunikasi politik di era digital. “Kader muda harus menguasai teknologi informasi untuk membangun narasi politik yang relevan dengan generasi milenial dan gen Z,” papar Antoni sembulu memaparkan data penetrasi internet di Lampung yang mencapai 68%.

Pada sesi penutupan, Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, H. Riza Mirhadi, S.H., memberikan pengarahan tentang visi misi partai ke depan. “Kader muda harus menjadi motor penggerak dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Kami mendorong para peserta untuk aktif berkontribusi dalam setiap program partai, mulai dari tingkat ranting sampai provinsi,” pesan Riza.
Menurut data panitia, peserta diklat terdiri dari mahasiswa, young professional, dan aktivis organisasi kepemudaan berusia 18-35 tahun. Mereka terpilih melalui proses seleksi administrasi dan wawancara yang ketat. “Peserta yang lolos seleksi merupakan kader-kader potensial yang nantinya akan ditempatkan di pos-pos strategis partai,” tutur M. Thomi Al Fatih Putra, S.H., penanggung jawab kegiatan.
Diklat ditutup dengan pembacaan ikrar kader muda oleh perwakilan peserta dan penyerahan sertifikat. Panitia mengumumkan akan melanjutkan program kaderisasi melalui Diklat Gelombang 2 yang rencananya digelar Februari 2026 mendatang.





