Surabaya —Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Surabaya pada Senin, 2 Maret 2026. Peristiwa cuaca tersebut terjadi sejak sekitar pukul 14.00 WIB dan berdampak pada tumbangnya sejumlah pohon di beberapa ruas jalan, terutama di kawasan Surabaya Barat. Hingga berita ini diturunkan, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Berdasarkan pantauan lapangan yang dihimpun dari media nasional arus utama, hujan dan angin kencang menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik. Lokasi yang dilaporkan terdampak antara lain Jalan Pakal, Jalan Sememi Jaya, Jalan Manukan Kulon, serta Jalan Balongsari. Total terdapat sekitar enam pohon dengan ukuran bervariasi, mulai dari kecil hingga besar, yang roboh akibat kondisi cuaca tersebut.
Salah satu pohon berukuran besar dilaporkan tumbang di Jalan Balongsari dan menutup sebagian badan jalan menuju arah Jalan Tandes. Akibatnya, arus lalu lintas di lokasi tersebut sempat mengalami gangguan. Kendaraan roda empat tidak dapat melintas secara normal, sementara kendaraan roda dua masih dapat melalui sisi jalan dengan ruang terbatas.
Pada saat kejadian, hujan masih berlangsung dengan intensitas sedang hingga deras. Sementara itu, angin yang sebelumnya kencang dilaporkan mulai mereda. Genangan air juga terlihat di beberapa titik jalan, meskipun tidak dilaporkan menyebabkan penutupan total ruas jalan utama.
Selain di kawasan Surabaya Barat, laporan pohon tumbang juga diterima dari wilayah lain. Di kawasan Ngagel Wonokromo, sebuah pohon sawo dilaporkan roboh dan melintang di Jalan Upa. Pohon tersebut menutup hampir seluruh badan jalan sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas untuk sementara waktu.
Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Upa sempat mengalami perlambatan. Kendaraan roda dua masih dapat melintas secara terbatas. Warga sekitar kemudian melakukan evakuasi awal secara gotong royong dengan memindahkan bagian pohon yang menghalangi jalur kendaraan.
Evakuasi pohon tumbang di sejumlah lokasi dilakukan oleh warga setempat. Hingga sore hari, pohon-pohon yang menutup jalan telah disingkirkan sehingga arus lalu lintas kembali dapat dilalui. Tidak dilaporkan adanya kerusakan kendaraan maupun fasilitas umum dalam peristiwa tersebut.
Sampai dengan waktu publikasi, belum terdapat keterangan resmi lanjutan dari Pemerintah Kota Surabaya atau instansi teknis terkait mengenai penanganan kejadian hujan dan angin kencang hari ini. Redaksi juga belum menerima rilis resmi yang memuat data kerugian material maupun langkah penanganan lanjutan dari dinas terkait.

Sebagai catatan, pada peristiwa hujan dan angin kencang yang terjadi di Surabaya pada awal Februari 2026, instansi terkait pernah mencatat puluhan titik pohon tumbang di berbagai wilayah kota. Data tersebut merupakan laporan resmi pada kejadian terdahulu dan digunakan sebagai informasi kontekstual mengenai kejadian cuaca ekstrem di Surabaya, tanpa mengaitkannya secara langsung dengan peristiwa hari ini.
Secara normatif, pengelolaan dan perlindungan pohon di wilayah Kota Surabaya diatur sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 19 Tahun 2014 tentang Perlindungan Pohon. Ketentuan tersebut mengatur kewenangan pemerintah daerah dalam pemeliharaan dan pengawasan pohon di wilayah perkotaan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, pengelolaan ruang terbuka hijau juga mengacu pada ketentuan teknis yang ditetapkan pemerintah pusat melalui regulasi kementerian terkait. Ketentuan tersebut menjadi dasar pelaksanaan perawatan dan penataan vegetasi perkotaan oleh pemerintah daerah, termasuk dalam kondisi cuaca ekstrem.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sejumlah ruas jalan yang sebelumnya terdampak pohon tumbang dilaporkan telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. Aktivitas masyarakat berlangsung secara bertahap seiring hujan yang masih mengguyur beberapa wilayah kota.
Redaksi TabirLenteraNusantara akan terus memantau perkembangan situasi dan memperbarui informasi apabila terdapat rilis resmi lanjutan dari instansi berwenang atau laporan tambahan yang telah terverifikasi.






